BERSIH DUSUN BLAU Desa Permanu Kec. Pakisaji Tahun 2024 Berlangsung Meriah

 

Malang, 15 Juli 2024 – Bersih Dusun Blau Desa Permanu tahun 2024 diikuti oleh seluruh warga Blau dan para guru SDN 2 Permanu yang berlangsung meriah.

SD Negeri 2 Permanu [Pakisaji-Malang] menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian budaya dengan aktif berpartisipasi dalam kegiatan bersih dusun. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 15 Juli 2024 ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kearifan lokal dan melestarikan adat istiadat kepada generasi muda.

Salah satu kegiatan bersih dusun Blau adalah Kegiatan Arak Jolen (Pawai Tumpeng/Hasil bumi). banyak manfaat yang dapat di tanamkan kepada peserta didik dari acara arak Jolen
1. Menguatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan:
Gotong royong: Proses pembuatan tumpeng melibatkan banyak orang, sehingga menumbuhkan semangat gotong royong dan kerja sama.
Keakraban: Pawai bersama mempererat hubungan antarwarga, baik antartetangga maupun antar kelompok masyarakat.
Identitas bersama: Tumpeng sebagai simbol budaya menjadi perekat identitas dan kebanggaan bersama.

2. Melestarikan Budaya Lokal:
Transmisi nilai: Pawai tumpeng menjadi media untuk meneruskan nilai-nilai luhur budaya kepada generasi muda.
Pelestarian tradisi: Kegiatan ini membantu menjaga kelangsungan tradisi leluhur agar tidak hilang ditelan zaman.
Peningkatan kesadaran: Masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya melestarikan warisan budaya.

3. Meningkatkan Pariwisata:
Daya tarik wisata: Pawai tumpeng yang meriah dan unik dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Promosi daerah: Kegiatan ini menjadi ajang promosi potensi wisata suatu daerah.
Peningkatan ekonomi: Kunjungan wisatawan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

4. Menumbuhkan Rasa Syukur:
Apresiasi nikmat: Tumpeng sebagai simbol syukur atas rezeki dan keberkahan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur.
Spiritualitas: Kegiatan ini dapat meningkatkan spiritualitas dan keimanan masyarakat.

5. Pendidikan Nonformal:
Belajar sambil bermain: Anak-anak dapat belajar tentang sejarah, budaya, dan nilai-nilai luhur melalui pawai tumpeng.
Kreativitas: Proses pembuatan hiasan tumpeng dapat merangsang kreativitas anak-anak.

Ibu Puspita Ayu Wijaya, Kepala SD Negeri 2 Permanu mengungkapkan, “Kegiatan bersih dusun ini merupakan salah satu bentuk implementasi pendidikan karakter di sekolah kami. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai penting seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan pelestarian budaya sejak dini kepada siswa-siswi.”

Kegiatan bersih dusun ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat sekitar.

Ahmad Zaini, salah seorang warga, mengatakan, “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif SD Negeri 2 yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bersih dusun Blau. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin.”

Secara keseluruhan, pawai tumpeng memiliki banyak manfaat, baik dari segi sosial, budaya, maupun ekonomi. Kegiatan ini tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kesatuan masyarakat. Selain manfaat di atas, pawai tumpeng juga dapat Meningkatkan kesehatan fisik (Melalui Jalan Kaki saat jalan kaki), Menjaga kelestarian lingkungan (Dengan menggunakan bahan-bahan alami dalam pembuatan tumpeng dan hiasannya), Menjadi ajang promosi produk lokal (Misalnya, dengan menampilkan hasil kerajinan tangan atau makanan khas daerah).

Scroll to Top